Mengetahui Keutamaan Shalat Gerhana sesuai Ilmu Fiqih

Mengetahui Keutamaan Shalat Gerhana sesuai Ilmu Fiqih

Posted on

Dalam Islam, jika terjadi fenomena alam maka dianjurkan untuk shalat dan berdoa. Hal ini sebagai bentuk syukur atas segala ketetapan dan untuk memohon perlindungan pada Allah. Salah satu contohnya ialah ibadah ketika terjadi gerhana dimana tata caranya ada dalam fiqih.

Mengetahui Keutamaan Shalat Gerhana sesuai Ilmu FiqihKeutamaan Shalat Gerhana secara Umum

Shalat gerhana dikerjakan ketika terjadi fenomena alam dimana tertutupnya matahari atau bulan sehingga menjadikan ada keadaan tertentu di langit. Hal ini dapat dipelajari lebih dalam di Media Pelajaran Fiqih Online. Berikut ini keutamaannya secara ringkas:

1. Menghapus Anggapan Syirik dan Tahayul
Adanya kejadian gerhana matahari dan bulan sering kali disangkutpautkan pada hal-hal berbau mistis dan tahayul. Hal ini memicu berbagai kegiatan syirik seperti melakukan pemberian sesajen, ritual tertentu, dan lain sebagainya.
Hal ini tentu saja salah dan dalam agama Islam tidak ada hal-hal seperti itu. Oleh sebab itu, diadakanlah shalat gerhana baik matahari maupun bulan yang mana untuk meniadakan adanya kegiatan bersifat syirik dan tahayul.

2. Sebagai Permohonan Ampun dan Perlindungan
Adanya fenomena alam sering kali menjadi pertanda akan terjadi sesuatu. Bisa pula sebagai tanda akan kekuasaan Allah yang tidak bisa ditandingi oleh makhluk. Oleh sebab itu, dengan melaksanakan shalat menjadi sarana memohon ampunan dan perlindungan.
Memohon ampun agar dijauhkan dari berbagai bencana atau masalah dimana mungkin saja mengikuti. Serta meminta perlindungan apabila benar terjadi hal setelahnya. Tentu saja dengan keyakinan bahwa segala ketentuan Allah selalu yang terbaik meski bentuknya tidak seperti itu.

3. Untuk Mendekatkan Diri Pada Allah
Dalam ilmu fiqih juga disebutkan bahwa mengerjakan shalat gerhana juga memiliki keutamaan sebagai sarana untuk mendekatkan diri pada Sang Pencipta. Para jamaah berkumpul untuk mengerjakan ibadah di kala terjadi fenomena alam yang tidak biasa.
Hal ini sebagai bentuk ketaatan hamba pada penciptanya bahwa segala sesuatu di dunia ini memiliki maksud dan tujuan termasuk adanya gerhana tersebut. Serta, sebagai penguatan iman bahwa kejadian tersebut bukanlah karena iblis maupun jin semata.
Pelaksanaan ibadah dalam agama Islam tentu saja agar menjadi sarana untuk mendekatkan diri pada Allah. Selain itu, supaya menjadikan ibadah sebagai salah satu cara menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Untuk penjelasan lebih lengkap tentu dapat mencari referensi fiqih lain di kitab maupun artikel yang ditulis oleh ulama shahih akan keilmuannya.